BEENSAE PUPUK ORGANIK CAIR
BEENSAE DEKOMPOSER PEMBENAH TANAH
BEENSAE KCL CAIR BOOSTER UMBI & BUAH
Dosis Pemakaian Beensae Super Kalium KCL Cair Booster Umbi & Buah :
Sayuran : 0,5-1 gram/1 liter air (menjelang pembungaan dan pembesaran umbi). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.
Padi : 1-1,5 gram/1 liter air (40 hari setelah tanam, selanjutnya 2 minggu sekali). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.
Palawija : 0,5-1 gram/1 liter air (menjelang pembungaan dan pembesaran buah). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.
Buah-buahan : 5-10 gram/1 liter air perbatang pohon (1 bulan sekali). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.
POWERCALL KALSIUM & MAGNESIUM SUPER
Powercall adalah kalsium nutrisi dan pembenah tanah, yaitu pupuk mikro yang mengandung nutrisi esensi yang sangat dibutuhkan tanaman, berguna untuk mengendalikan penyakit layu pada tanaman dan menghindarkan tanaman dari penyakit busuk dan kerontokan buah yang disebabkan karena kekurangan kalsium, serta dapat menekan tanaman cendawan di berbagai tanaman sayuran pada umumnya. Dan mengandung unsur hara mikro, senyawa ini menjadikan unsur hara lebih tersedia bagi tanaman yang menyebabkan peningkatan laju pertumbuhan, tanaman lebih sehat dan kuat serta hasil panen lebih besar.
Powercall diperkaya dengan zat perangsang untuk memastikan bunga dan buah, dengan mengurangi pengaruh negatif dari faktor produksi yang tidak terkendali, seperti pengaruh cuaca, kegagalan teknik bercocok tanam, maupun kualitas tanah yang kurang memadai. Dan sangat dianjurkan untuk mengantisipasi turunnya PH tanah akibat curah hujan yang tinggi, dan mengatasi kekuningan (klorosis) pada daun dan buah, agar diperoleh kualitas dan hasil yang baik. serta melindungi tanaman dari serangan busuk akar, daun, buah dan meningkatkan (daya tahan tanaman terhadap penyakit).
- Pemupukan : Campurkan 5 kg Powercall dengan 50 kg pupuk yang akan dipakai.
- Penyemprotan : Campurkan 2 sendok makan Powercall dengan pestisida/fungisida yang akan dipakai.
- Pengocoran : Campurkan 5 sendok makan Powercall dengan 10 Liter air.
Padi, Palawija, Cabe, Bawang Merah, Bawang Putih, Kubis, Kakao, Apel, Durian, Kelapa Sawit, Kentang, Petsai, Asparagus, Wortel, Semangka, Melon, Jeruk, Mangga, Lada dll.
BOMSTIK P4

Bomstik P4 (Perekat Pembasah Perata Penembus) mengandung bahan aktif "Alkilaril Polioksietilen Glikol 800gram/liter" berguna untuk mencegah pencucian akibat air hujan atau air siraman yang bersifat non-ionic.
TRIPEL-X P4

POWER GROW PPC + ZPT

Power Grow PPC + ZPT Adalah pupuk pelengkap cair plus zat perangsang tumbuh, dengan nutrisi dan N yang tinggi akan mempercepat pertumbuhan tanaman, memperbanyak akar dan tunas baru. Kandungan P dan K yang seimbang akan mempercepat proses pembungaan dan pembuahan, mencegah layu dan kerontokan. Dan dapat menghindarkan tanaman dari kekurangan unsur-unsur klorosis sehingga dapat melipat gandakan hasil panen dan memperbaiki kualitas hasil panen.
• 14 hari setelah benih disemai,
• Pada waktu premurdia (45 hari setelah tanam),
• Pada waktu pengisian biji (14 hari setelah penyemprotan ke-2).
DOSIS SAYURAN, PALAWIJA, TEMBAKAU (1-2 cc per 1 liter air)
• Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, mulai umur 14 hari setelah tanam, dan diulangi 7 atau 10 hari sekali.
DOSIS BUAH-BUAHAN (3 cc per 1 liter air)
• Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, kemudian diulangi 1 bulan sekali dengan cara disiramkan merata pada pangkal batang tanaman dengan larutan 5-10 ml per 1 liter air.
DOSIS KELAPA SAWIT (3 cc per 1 liter air)
• Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, kemudian diulangi 1 bulan sekali dengan cara disiramkan merata pada pangkal batang tanaman dengan larutan 50 ml per 1 liter air.
GREENTOP PPC + ZPT

DOSIS PADI (2-3 cc per 1 liter air)
• 14 hari setelah benih disemai,
• Pada waktu premurdia (45 hari setelah tanam),
• Pada waktu pengisian biji (14 hari setelah penyemprotan ke-2).
DOSIS SAYURAN, PALAWIJA, TEMBAKAU (1-2 cc per 1 liter air)
• Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, mulai umur 14 hari setelah tanam, dan diulangi 7 atau 10 hari sekali.
DOSIS BUAH-BUAHAN (3 cc per 1 liter air)
• Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, kemudian diulangi 1 bulan sekali dengan cara disiramkan merata pada pangkal batang tanaman dengan larutan 5-10 ml per 1 liter air.
DOSIS KELAPA SAWIT (3 cc per 1 liter air)
• Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, kemudian diulangi 1 bulan sekali dengan cara disiramkan merata pada pangkal batang tanaman dengan larutan 50 ml per 1 liter air.
BEEN TRUBUS PPC + ZPT

DOSIS PADI (2-3 cc per 1 liter air)
•14 hari setelah benih disemai,
•Pada waktu premurdia (45 hari setelah tanam),
•Pada waktu pengisian biji (14 hari setelah penyemprotan ke-2).
DOSIS SAYURAN, PALAWIJA, TEMBAKAU (1-2 cc per 1 liter air)
•Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, mulai umur 14 hari setelah tanam, dan diulangi 7 atau 10 hari sekali.
DOSIS BUAH-BUAHAN (3 cc per 1 liter air)
•Disemprotkan merata ke seluruh permukaan daun, kemudian diulangi 1 bulan sekali dengan cara disiramkan merata pada pangkal batang tanaman dengan larutan 5-10 ml per 1 liter air.
DOSIS KELAPA SAWIT (3 cc per 1 liter air)
•Disemprotkan merata keseluruh permukaan daun, kemudian diulangi 1 bulan sekali dengan cara disiramkan merata pada pangkal batang tanaman dengan larutan 50 ml per 1 liter air.
Bahan Baku Pupuk NPK
1. Bahan baku pembawa atau bahan baku utama (main material) yaitu bahan baku yang membawa unsur hara.
2. Bahan baku pengisi atau biasa disebut bahan baku filler yang berfungsi sebagai bahan pelengkap sekaligus sebagai perekat untuk semua bahan baku agar menghasilkan produk granul yang sempurna.
Bahan baku untuk membuat pupuk NPK secara umum telah dikenal oleh banyak pelaku industri kecil pupuk NPK karena bahan-bahan tersebut banyak ditemukan di lapangan antara lain :
- Urea atau Amonium Nitrat sebagai sumber N
- Kalium Nitrat sebagai sumber K dan N
- Kalium Chloride KCL sebagai sumber K dan CL
- Mono Kalium Phospate sebagai sumber K dan P
- Rock Phospate sebagai sumber P
- Kalium Sulfat sebagai sumber K dan S
- Dolomite sebagai sumber Mg dan Ca
- Amonium Phospate sebagai sumber N dan P
- Iron Oxide sebagai pewarna
- Amonium Sulfat sebagai sumber N dan S
- Clay merah sebagai Filler
- Kalsium powder sebagai Filler
- Clay putih sebagai Filler

Menciptakan produk yang aman, bersahabat dengan lingkungan dan kesehatan petani.
Menciptakan produk yang menguntungkan, memiliki efek profitabilitas kepada petani.
Menciptakan produk berkualitas, tepat sasaran, berdaya guna maksimal, dan dicintai petani.
